Kembali ke Daftar Berita
Kemasyarakatan2026-08-11

Pelatihan Pembacaan Barzanji Tingkatkan Minat Remaja Desa Lekopancing dalam Pelestarian Tradisi Keagamaan

Pelatihan Pembacaan Barzanji Tingkatkan Minat Remaja Desa Lekopancing dalam Pelestarian Tradisi Keagamaan

Maros, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN-T Keterbukaan Informasi Publik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Desa Lekopancing melaksanakan program kerja individu berupa “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembacaan Barzanji Sebagai Upaya Pelestarian Tradisi Keagamaan” yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Kegiatan ini difokuskan dan diikuti oleh kalangan remaja di Desa Lekopancing.

Program pelatihan pembacaan Barzanji ini merupakan salah satu upaya proaktif untuk melestarikan tradisi keagamaan dan budaya Islam di tengah arus modernisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pengajaran dan bimbingan langsung mengenai tata cara pelafalan, irama, serta pemahaman makna dari lantunan selawat dan riwayat Nabi dalam kitab Al-Barzanji, guna memastikan tradisi ini tetap hidup dan diteruskan oleh generasi muda.

Penyampaian materi dan pelatihan dilakukan secara interaktif dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter kalangan remaja. Selain pengajaran teknik membaca, kegiatan juga diselingi dengan sesi latihan bersama, diskusi santai mengenai keutamaan Barzanji, serta evaluasi bacaan secara kekeluargaan. Suasana yang akrab dan menyenangkan membuat para remaja antusias dan konsisten mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di setiap akhir pekannya.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN berharap para remaja dapat menguasai keterampilan pembacaan Barzanji dengan baik dan benar, serta memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Keterampilan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara nyata ketika masyarakat menggelar berbagai acara syukuran, hajatan, maupun peringatan hari besar Islam di lingkungan desa.

Kegiatan pelatihan Barzanji ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa setempat. Warga mengapresiasi pelaksanaan program yang dikemas secara menarik sehingga mampu merangkul dan menumbuhkan kecintaan remaja terhadap kegiatan keagamaan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi fondasi awal terbentuknya regenerasi kelompok pembaca Barzanji dari kalangan pemuda.

Melalui program kerja individu ini, mahasiswa KKN-T Keterbukaan Informasi Publik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan remaja terkait pembacaan Barzanji, tetapi juga mendukung upaya pelestarian kearifan lokal dan tradisi keagamaan agar tetap lestari sebagai identitas budaya masyarakat yang sarat akan nilai-nilai luhur.